About MTs PKP

Sejarah SMP Islam/MTs PKP tidak bisa lepas dari sejarah berdirinya Yayasan PKP.

SMP Islam/MTs PKP merupakan lembaga pendidikan yang pertama didirikan di lingkungan Kampus PKP yakni tiga tahun setelah berdirinya Yayasan PKP, tepatnya pada tanggal 08 April 1976.

Pendirian SMP Islam/MTs PKP merupakan upaya memperbaiki pandangan masyarakat tentang Madrasah yang dipandang sebelah mata.

Saat ini, SMP Islam/MTs PKP merupakan madrasah yang terakreditasi ”A” dan dan Standar Manajemen Mutu ISO 9001-2008.

Hal ini dikukuhkan dengan Piagam Akreditasi Madrasah Tsanawiyah No 417/BAP-S/M/DKI/2016 dan Piagam ISO 9001-2008 tahun 2015

Untuk menghadapi kemajuan zaman MTs PKP sedang berupaya merintis Sekolah /Madrasah yang berbasis IT dan ditunjang oleh kemampuan linguistik, terutama Bahasa Inggris untuk para siswanya.

 

VISI

Unggul dalam prestasi, berbasis teknologi informasi (TI) dan berakhlak mulia.

MISI

1.    Melaksanakan nilai – nilai ajaran Islam

2.   Meningkatkan prestasi peserta didik dalam bidang akademik dan

non akademik

3.   Melaksanakan proses pembelajaran dan bimbingan sehingga dapat

berkembang secara optimal sesuai dengan minat dan bakat yang

dimiliki

4.   Melaksanakan proses pembelajaran dengan mengoptimalkan

penggunaan media teknologi informasi

5.   Menumbuhkan semangat rasa percaya diri, saling menghargai

antar sesama warga madrasah dalam rangka persatuan nasional

dan nilai – nilai kebagsaan

Pondok Karya Pembangunan DKI Jakarta kampus pendidikan bernuansa Islami untuk menyiapkan generasi muda yang berakhlak moral Islam, berbudaya Indonesia, berwawasan global, terampil dan professional.
Pondok Karya Pembangunan DKI Jakarta merupakan Proyek Monumental MTQ Nasional ke V Tahun 1972 yang disponsori bersama direktorat Jenderal Bimas Islam Departemen Agama, Pusat Dakwah Islam, Koordinator Dakwah Islam (KODI) DKI Jakarta, Yayasan Pendidikan Tinggi Dakwah Islam (PTDI) dan Panitia Nasional penyelenggara MTQ Nasional  ke  V Tahun 1972 dan didukung penuh oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta waktu itu, Bapak H. Ali Sadikin.
Pondok Karya Pembangunan DKI Jakarta berdiri diatas lahan aset Pemerintah Propinsi DKI Jakarta dengan lahan + 18 Ha, berlokasi di Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Jakarta Timur Kampus PKP diresmikan penggunaannya oleh Gubernur KDKI Jakarta pada tanggal 8 April 1976 dengan berbagai sarana dan prasarana kebutuhan pendidikan, latihan dan keterampilan.
Selanjutnya PKP sebagai penyelenggara pendidikan, berubah status menjadi badan hukum (yayasan) berdasarkan Akte Notaris R. Soerojo Wongsowidjojo Nomor 30 Tanggal 22 Juni 1977 bertepatan dengan hari jadi Kota Jakarta ke 449. Kepengurusan Yayasan ditetapkan dan dikukuhkan dengan keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta selaku Pembina. Sesuai saran Gubernur Provinsi DKI Jakarta pada saat menerima paparan Ketua Umum Yayasan PKP tanggal 31 Agustus 2007 di ruang Rapim Utama DKI Jakarta, kampus Pondok Karya Pembangunan DKI Jakarta berubah nama menjadi  Kampus Jakarta Islamic School.
ARTI LAMBANG
YAYASAN PONDOK KARYA PEMBANGUNAN
DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
Bentuk garis-garis melengkung
merupakan stilasi dari kubah masjid yang melambangkan secara harfiah tempat ibadah umat Islam
Letak dan huruf PKP DKI JAKARTA
menegaskan tentang lembaga penyelenggara
yang bernafaskan Islami
Warna logo bebas
dipilih/disesuaikan dengan kondisi tempat/alas/kebutuhan agar keberadaannya selalu menampakkan dan mencerminkan keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan dengan lingkungan sekitar dan hubungan antarsesama
Pertimbangan filosofis, menampilkan gaya masa depan dengan bidang-bidang simetrik dalam kesederhanaan (minimalis)
VISI Dan MISI
YAYASAN PONDOK KARYA PEMBANGUNAN
DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

    VISI

Menjadi lembaga pendidikan yang bernafaskan Islam, berpandangan maju, berwawasan global serta tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa.
MISI
  1. Mempelopori penyelenggaraan pendidikan pelatihan dan keterampilan   secara terpadu dari tingkat Prasekolah hingga Perguruan Tinggi.
  2. Menciptakan suasana pendidikan yang bernuansa Islam, berbudaya Indonesia serta lingkungan yang asri.

TUJUAN

Mempersiapkan generasi bangsa yang berakhlak Islam, berbudaya Indonesia, berwawasan global, terampil dan professional dalam memasuki kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Sejarah PKP

Penyelenggaraan MTQ Nasional ke V Tahun 1972 di Jakarta yang berlangsung sukses, telah mencetuskan gagasan monumental tentang pendirian lembaga pendidikan dan keterampilan yang bernafaskan Islam dengan nama Pondok Karya Pembangunan (PKP) agar dapat memberikan manfaat langsung  bagi masyarakat.
Gagasan pendirian PKP di DKI Jakarta tidak terlepas dari peran tokoh masyarakat dan tokoh agama yaitu Letjend TNI (Purn) H. Soedirman, Laksamana Muda TNI(Purn) Dr. Muh. Sukmadi, Drs. H. Kafrawi Ridwan, MA dan Drs. H. AM. Fatwa dengan mendapat sambutan dan dukungan penuh dari Gubernur DKI Jakarta pada saat itu H. Ali Sadikin sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur KDKI Jakarta  N. D. III.b.14/23/1973 Tanggal 18 April 1973 tentang Pengukuhan Pembentukan Pondok Karya Pembangunan DKI Jakarta sebagai sarana pendidikan dalam ruang lingkup Madrasah dan Pesantren.
Dukungan tersebut berawal dari keprihatinannya setelah menyaksikan kondisi obyektif penyelenggaraan Madrasah (sekolah Islam) di DKI Jakarta pada periode tahun 1960-an yang memprihatinkan, baik dari segi fisik bangunan gedung, sarana prasarana belajar siswa, kualitas guru maupun materi pengajarannya.
Kondisi demikian menggugah dan mendorong Gubernur KDKI Jakarta untuk mengambil prakarsa dengan memberi prioritas dalam pola Rehabilitasi Tiga Tahun DKI Jakarta dengan “Program Dinamisasi Madrasah” dengan tujuan meningkatkan derajat dan mutu pendidikan madrasah setara dengan pendidikan umum.
Oleh karena itu, Dinamisasi Madrasah dan pendirian PKP merupakan kegiatan saling menunjang dalam mewujudkan pendidikan dan keterampilan yang bernafaskan Islam.
Program Dinamisasi Madrasah akhirnya dijadikan model di PKP DKI Jakarta pada saat itu dengan didirikannya Madrasah Tsanawiyah (MTs).
Tiga tahun setelah berdirinya PKP, yaitu tanggal 8 April 1976 Gubernur KDKI Jakarta H. Ali Sadikin meresmikan Kampus PKP di atas areal lahan +  18 hektar di Kelurahan Kelapa Dua Wetan Ciracas, Jakarta Timur. Tanggal 8 April ditetapkan sebagai Hari Lahir Kampus PKP DKI Jakarta.
Untuk keberlangsungan dan kesinambungan masa depan PKP DKI Jakarta maka bertepatan dengan HUT ke 450 Kota Jakarta tanggal 22 Juni 1977 dibentuklah Yayasan PKP DKI Jakarta sebagai Badan Hukum Pengelola berdasarkan Akta Notaris Raden Soerojo Wongsowidjojo Nomor 31.
Perkembangan selanjutnya, PKP tidak hanya mengelola Madrasah, tetapi juga mulai mendirikan dan mengelola sekolah umum, lebih banyak dibanding ke Madrasah.
Dalam upaya mengembangkan PKP sebagai Lembaga Pendidikan Islam bermutu dan prestisius di DKI Jakarta, pada tanggal 15 Juni 2005 Gubernur DKI Jakarta H. Sutiyoso mencanangkan Pembangunan dan Penataan Kembali Kampus PKP.
Selanjutnya dalam usianya yang ke -31 nama Kampus PKP mendapat tambahan identitas baru menjadi Kampus PKP Jakarta Islamic School. Tambahan identitas tersebut diharapkan dapat menambah bobot keberadaan lembaga sehingga dapat mengangkat citra PKP di masyarakat.
Pada saat ini PKP telah memiliki dan menyelenggarakan 8 (delapan) unit pendidikan yakni : TK Islam, SD Islam/MI, SMP Islam/MTs, SMA, SMK 1 (SMEA), SMK 2 (STM),  PGTK Islam dan STIKes dengan jumlah siswa dan mahasiswa sebanyak 2.200 orang.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s