Hasil Akreditasi MTs PKP 2016-2021 "A"

Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT atas segala nikmat yang kita terima.

MTs PKP telah mengikuti verifikasi dalam rangka akreditasi pada tanggal 30-31 Agustus 2016.

Berdasarkan :
KEPUTUSAN KETUA BADAN AKREDITASI PROVINSI SEKOLAH/MADRASAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
NOMOR 417/BAP-S/M/DKI/2016
TENTANG PENETAPAN HASIL AKREDITASI SEKOLAH/MADRASAH BERSUMBER ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 16 September 2016

Pada lampiran hal 13, MTs PKP mendapatkan nilai 91 dengan predikat A

MTs PKP berada para peringkat 1 (satu) untuk MTs di Jakarta Timur.
Secara total untuk MTs se-Provinsi DKI Jakarta berada diurutan ke 3 setelah MTsN 39 Jakarta Utara dan MTs Assyafiiyah Jakarta Selatan.

Terimakasih kami ucapkan atas kerjasama yang baik dari stakeholder sekolah yang terdiri dari Yayasan PKP, Orangtua Siswa, Pengawas dan Masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada MTs PKP.

Semoga dengan adanya hasil Akreditasi A dan Standar Manajemen Mutu ISO 9001-2008 dapat menjadikan MTs PKP sebagai sekolah pilihan utama masyarakat.

Terimakasih

15 November 2016
Manajemen MTs PKP

Standar Manajemen mutu MTs PKP ISO 9001-2008

KATA PENGANTAR

 Pedoman mutu ini memberikan gambaran tentang Sistem Manajemen Mutu (SMM ISO 9001:2008) yang diterapkan di MTS. PKP JIS. Pedoman ini menjadi dasar dalam pengembangan organisasi dan upaya merealisasikan Kebijakan Mutu yang telah ditetapkan, dimana  yang menjadi inti dari pengembangan ini adalah memberikan pelayanan yang semakin baik kepada peserta didik, orang tua, instansi terkait dan masyarakat pada umumnya.

Prosedur yang terkandung dalam Pedoman Mutu ini disusun berdasarkan persyaratan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2008. Pedoman Mutu ini bersifat terbuka artinya dapat diperbaiki dari waktu ke waktu, akan tetapi tetap mengacu pada persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008.

Saran maupun masukan terhadap Pedoman Mutu ini sangat kami harapkan, hal ini akan menjadi kesempurnaan pedoman mutu ini di masa akan datang.

KEBIJAKAN MUTU

 Dalam upaya pemenuhan harapan stakeholder sekolah, maka seluruh pendidik dan tenaga kependidikan berkomitmen untuk :

  1. Memenuhi harapan stakeholder MTs PKP demi tercapainya kepuasan stakeholder
  2. Pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan MTs PKP secara berkelanjutan dengan berdasarkan nilai-nilai ajaran Islam
  3. Menjadikan MTs PKP menjadi sekolah/madrasah pilihan utama masyarakat
  4. Pengembangan dan peningkatan komitmen bersama terhadap mutu pendidikan MTs PKP berdasarkan standar terukur ISO 9001:2008 dan SNP
  5. Menghasilkan lulusan yang mempunyai kometensi sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan yang ditetapkan

 

BAB  I

LINGKUP PENERAPAN

  1. Umum

Dasar penerapan sistem manajemen mutu di MTs. PKP JIS  adalah untuk mewujudkan manajemen sekolah yang taat asas untuk memenuhi harapan pelanggan.

  1. Penerapan

Penerapan Sistem Manajemen Mutu di MTs. PKP JIS  meliputi :

  1. Organisasi

Mencakup semua proses manajemen yang berlangsung di lingkup MTs. PKP JIS

  1.  Persyaratan ISO 9001 : 2008

Meliputi semua persyaratan Standar Internasional ISO 9001:2008

 

BAB  II

ACUAN

 Pedoman Mutu ini mengacu pada

  1. ISO 9001:2008
  2. ISO 9000:2005
  3. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  4. 8 SNP
  5. Keputusan Pengurus Yayasan Pondok Karya Pembangunan Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. SK-14/Sekr/PKP/VII/2011 Tentang Penyempurnaan Pokok Pokok Peraturan Kepegawaian Yayasan Pondok Karya Pembangunan Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Semua dokumen yang ada dalam naskah pedoman mutu ini digunakan sebagai acuan pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu di MTs. PKP JIS .

Setiap terjadi perubahan dari naskah ini, maka yang berlaku adalah edisi terakhir dari naskah mutu ini.

 BAB  III

DAFTAR ISTILAH

 Beberapa pengertian istilah yang digunakan dalam dokumen mutu ini dijelaskan sebagai berikut :

  1. YPKP

Yayasan Pondok Karya Pembangunan

  1. JIS

Jakarta Islamic School

  1. QMR

Quality Management Representative

  1. BK

Bimbingan Konseling

  1. TAS

Tenaga Administrasi Sekolah

  1. KBM

Kegiatan Belajar Mengajar

  1. KKM

Kriteria Ketuntasan Minimal

 

BAB IV

SISTEM MANAJEMEN MUTU

  1. Persyaratan Umum

MTS. PKP JIS menyusun, menuliskan dan menerapkan satu Sistem Manajemen Mutu dan terus berupaya meningkatkan efektifitasnya dengan cara :

1.1.     Menentukan dan menerapkan proses yang dibutuhkan bagi Sistem Manajemen Mutu

1.2.     Menentukan urutan dan interaksi proses yang dibutuhkan tersebut.

1.3.     Menentukan kriteria dan metode yang diperlukan untuk memastikan bahwa pelaksanaan dan pengawasan terhadap proses tersebut efektif.

1.4.     Memastikan ketersediaan sumber daya dan informasi yang dibutuhkan untuk mendukung penerapan dan pengawasan proses tersebut.

1.5.     Memonitor, mengukur dan menganalisa pelaksanaan proses tersebut.

1.6.     Mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencapai hasil yang direncanakan dan peningkatan berkelanjutan terhadap proses tersebut.

  1. Persyaratan Dokumentasi

2.1.     Umum

Dokumentasi yang dipersyaratkan adalah :

2.1.1.     Kebijakan Mutu dan Sasaran Mutu

2.1.2.     Pedoman Mutu

2.1.3.     Prosedur tertulis dan catatan mutu yang dipersyaratkan, yaitu:

  1. Prosedur Pengendalian Dokumen
  2. Prosedur Pengendalian Catatan Mutu
  3. Prosedur Audit Mutu Internal
  4. Prosedur Pengendalian Produk Tidak Sesuai
  5. Prosedur Tindakan Koreksi
  6. Prosedur Tindakan Pencegahan

2.1.4.     Prosedur yang dibutuhkan oleh sekolah dan catatan mutunya untuk memastikan perencanaan, penerapan dan pengawasan yang efektif

 

2.2.     Pedoman Mutu

Pedoman Mutu dirancang dan disusun untuk menjadi pedoman dalam penerapan Sistem Manajemen Mutu, Pedoman Mutu ini mencakup :

2.2.1.     Profil Sekolah

2.2.2.     Ruang Lingkup Sistem Manajemen Mutu, termasuk rincian-rinciannya.

2.2.3.     Prosedur terdokumentasi yang dirancang untuk Sistem Manajemen Mutu atau rujukan terhadap prosedur tersebut.

2.2.4.     Suatu gambaran interaksi antara proses dalam Sistem Manajemen Mutu.

Dokumen terkait : MTs-PM.01 – MTs-PM.10

 

2.3.     Pengendalian Dokumen

Seluruh dokumen dikendalikan melalui mekanisme pengendalian dokumen untuk :

2.3.1.     Mengesahkan dokumen dan pemeriksaan kelengkapannya sebelum diterbitkan.

2.3.2.     Meninjau ulang sebagaimana dibutuhkan jika ada perubahan/ pembaharuan dokumen.

2.3.3.     Mengidentifikasi perubahan-perubahan yang terjadi sehingga diketahui status terkini dari dokumen tersebut.

2.3.4.     Memastikan mekanisme distribusi dokumen ke lokasi yang membutuhkan.

2.3.5.     Memastikan pemeliharaan dokumen dilaksanakan.

2.3.6.     Memastikan tidak terpakainya dokumen yang dinyatakan sudah tidak berlaku lagi.

 

2.4.     Level dokumen ditetapkan sebagai berikut :

Level I à     Pedoman Mutu

Panduan yang menjelaskan cara implementasi sistem manajemen mutu secara global.

Level II à     Standard Operating Procedure (SOP)

Penjabaran dari Pedoman Mutu dimana penjelasan rinci tentang cara-cara atau metode dan aktivitas yang dijanjikan untuk dilakukan

Level III à    Instruksi Kerja

Bentuk detail dari satu bidang kegiatan yang tidak berinteraksi dengan fungsi lainnya. Instruksi kerja disediakan jika dinilai perlu sebagai panduan petugas dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

Level IV à   Formulir

Yaitu sebagai media pencatatan hasil kerja yang dinilai mempengaruhi produk dan jasa.

Dokumen terkait : MTs-QMR-SOP.01

 

2.5.     Pengendalian Arsip/Catatan Mutu

Arsip/Catatan Mutu ditetapkan dan dipelihara untuk memberikan bukti kesesuaian dengan persyaratan dan efektifitas Sistem Manajemen Mutu. Pengendalian Catatan Mutu diserahkan kepada masing-masing bidang dan mekanisme pengendalian telah diatur dalam Prosedur Pengendalian Dokumen untuk mengatur identifikasi, penyimpanan, perlindungan, pengambilan, masa berlaku dan pemusnahan.

Dokumen terkait : MTs-QMR-SOP.02

BAB V

TANGGUNGJAWAB MANAJEMEN

 

  1. Komitmen Manajemen

Kepala Sekolah membuktikan komitmennya terhadap pengembangan dan penerapan sistem manajemen mutu dan upaya peningkatan terhadap efektifitasnya dengan :

1.1.     Mengkomunikasikan ke seluruh guru dan tenaga kependidikan tentang pentingnya memenuhi harapan pelanggan dan peraturan yang berlaku

1.2.     Menetapkan Kebijakan Mutu

1.3.     Menjamin ditetapkannya sasaran mutu di semua level

1.4.     Memimpin Rapat Tinjauan Manajemen

1.5.     Memastikan ketersediaan sumber daya

 

  1. Fokus Pelanggan

Kepala Sekolah memastikan bahwa persyaratan pelanggan ditetapkan dan dipenuhi untuk tujuan meningkatkan kepuasan pelanggan.

 

  1. KebijakanMutu

Kepala Sekolah memastikan bahwa Kebijakan Mutu yang telah ditetapkan:

3.1.     Sejalan dengan tujuan dan cita-cita organisasi (visi dan misi)

3.2.     Memuat komitmen untuk memenuhi persyaratan dan secara terus-menerus mengupayakan peningkatan efektifitas Sistem Manajemen Mutu

3.3.     Menyiapkan kerangka kerja bagi penerapan dan peninjauan sasaran mutu-sasaran mutu.

3.4.     Dikomunikasikan dan dipahami di seluruh jajaran organisasi.

3.5.     Ditinjau agar secara terus-menerus relevan dengan kondisi terkini

 

  1. Perencanaan

4.1.     Sasaran Mutu

Kepala Sekolah memastikan bahwa :

4.1.1.     Sasaran mutuditetapkan pada setiapfungsi dan level yang relevan dalamorganisasi.

4.1.2.     Sasaran Mutu terukur dan konsisten dengan pemenuhan kebijakan mutu.

4.2.     Perencanaan Sistem Manajemen Mutu

Kepala sekolah memastikan bahwa :

4.2.1.     Perencanaan sistem manajemen mutu dilakukan untuk memenuhi persyaratan yang tertera pada pasal 4.1 demikian juga untuk mencapai sasaran mutu.

4.2.2.     Integritas sistem manajemen mutu akan dijaga, apabila ada perubahan-perubahan pada sistem  yang telah direncanakan dan diterapkan

 

  1. TanggungJawab, Kewenangan dan Komunikasi

5.1.     Tanggaungjawab dan wewenang.

Kepala sekolah menjamin bahwa tanggung jawab dan wewenang ditetapkan dan dikomunikasikan dalam organisasi.

 

5.2.     Wakil manajemen

Pada penerapan sistem manajemen mutu ini Kepala Sekolah menunjuk seorang anggota manajemen dan disahkan melalui SK (Surat Keputusan) Kepala Sekolah, yang bertanggung jawab untuk :

5.2.1.     Menjamin bahwa proses-proses yang dibutuhkan harus ditetapkan, dilaksanakan dan dipelihara.

5.2.2.     Melaporkan kepada Kepala Sekolah tentang kinerja sistem manajemen mutu dan hal-hal yang dibutuhkan untuk peningkatan.

5.2.3.     Memastikan terjadinya sosialisasi pemastian pemenuhan kepuasan pelanggan diseluruh jajaran organisasi

5.2.4.     Bertanggung jawab terhadap hubungan eksternal berkenaan dengan sistem manajemen mutu.

 

5.3.     Menetapkan Komunikasi Internal

Kepala Sekolah menetapkan media komunikasi internal sebagai sarana peningkatan efektifitas sistem manajemen mutu.

Bentuk komunikasi yang disediakan berupa :

5.3.1.     Pengarahan Kepala Sekolah pada apel  senin pagi

5.3.2.     Briefing

5.3.3.     Forum meeting bulanan

5.3.4.     Rapat koordinasi lintas bidang

5.3.5.     Majalah dinding

5.3.6.     Dan forum lainnya yang dianggap perlu dilaksanakan.

 

  1. Rapat Tinjauan Manajemen

6.1.     Umum

Kepala Sekolah meninjau Sistem Manajemen Mutu pada periode waktu minimal 6 bulan untuk memastikan kesesuaian, kecukupan dan efektifitasnya. Tinjauan manajemen ini mencakup peluang-peluang perbaikan dan keperluan akan perubahan pada sistem manajemen mutu, termasuk kebijakan mutu dan sasaran mutu.

Dokumen terkait : MTs-QMR-SOP.07

 

6.2.     Input Peninjauan

Adapun materi pembahasan dalam rapat tinjauan manajemen tersebut yaitu :

6.2.1.     Hasil-hasil dari kegiatan audit sekolah baik audit internal maupun eksternal.

6.2.2.     Feed back pelanggan

6.2.3.     Kinerja proses dan kesesuaian produk

6.2.4.     Status tindakan koreksi & pencegahan

6.2.5.     Tindak lanjut hasil tinjauan manajemen yang lalu

6.2.6.     Perubahan yang berpengaruh

6.2.7.     Rekomendasi terhadap peningkatan seperti kebijakan mutu dan sasaran mutu yang lalu.

6.2.8.     Hal lainnya ypada Sistem Manajemen Mutu

 

6.3.     Output Peninjauan

Output Tinjauan Manajemen harus mencakup keputusan-keputusan dan tindakan-tindakanyang berkenaan dengan hal-hal sebagai berikut :

6.3.1.     Peningkatan efektifitas Sistem Manajemen Mutu dan Prosesnya.

6.3.2.     Peningkatan berkenaan dengan produk sebagaimana persyaratan pelanggan

6.3.3.     Kebutuhan-kebutuhan sumber daya.

 

BAB VI

PENYEDIAAN DAN PENGELOLAAN  SUMBER DAYA

 

  1. Penyediaan Sumber Daya

MTS. PKP JIS menetapkan dan menyediakan sumberdaya yang diperlukan untuk:

1.1.     Menerapkan dan memelihara Sistem Manajemen Mutu dan meningkatkan efektifitasnya secara berkelanjutan.

1.2.     Meningkatkan kepuasan pelanggan melalui pemenuhan persyaratan pelanggan.

Dokumen terkait : MTs-KUR-SOP.01

 

 

  1. Sumber Daya Manusia

2.1.     Umum.

Personil yang berpengaruh terhadap mutu produk pendidikan dijamin berkompeten berdasarkan pendidikan, pelatihan, keahlian dan pengalaman yang sesuai.

2.2.     Kompetensi, Kesadaran dan Pelatihan

Sekolah menetapkan kompetensi yang dibutuhkan oleh personil yang berpengaruh terhadap kesesuaian produk.

Apabila ada personil yang belum memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan, maka akan diberikan pelatihan atau mengambil tindakan lain.

Untuk menjamin efektifitas tindakan yang diambil maka dilakukan evaluasi.

            Dokumen terkait : MTs-KUR-SOP.01

 

  1. Infrastruktur

MTS. PKP JIS menentukan, menyediakan dan merawat infrastruktur yang dibutuhkan untuk mencapai kesesuaian terhadap produk pendidikan, infrastruktur yang dimaksud meliputi gedung, ruang kerja, ruang kelas, ruang praktek dan peralatan yang terkait, alat-alat pembelajaran baik perangkat keras maupun lunak, serta peralatan pendukung Iainnya (seperti alat komunikasi dan lain-lain).

Dokumen terkait : MTs-TAS-SOP.01 – MTs-TAS-SOP.05

 

  1. Lingkungan

MTS. PKP JIS menentukan dan mengatur lingkunganakademis yang dibutuhkan untuk mencapai kesesuaian produk pendidikan lingkungan yang dimaksud seperti kebersihan, kesehatan, kenyamanan dan keamananlokasi kegiatan proses belajar mengajar.

 

 

BAB VII

REALISASI PRODUK PENDIDIKAN

 

  1. PerencanaanRealisasi Produk Pendidikan

MTS. PKP JIS merencanakan   dan   mengembangkan   proses   pendidikan   yang mengacu pada visi, misi, kebijakan pemerintah, dan mempertimbangkan hal-hal yang diperlukan untuk dapat meningkatkan kualitas tamatan/lulusan. Perencanaan realisasi hasil proses pendidikan harus taat asas dengan persyaratan proses-proses  lain dari sistem manajemen mutu.

Dalam    merencanakan    realisasi    hasil    proses    pendidikan,    sekolah menetapkan :

1.1.     Sasaran mutu dan persyaratan bagi lulusan.

1.2.     Proses-proses, dokumen dan sumber daya yang dibutuhkan untuk proses pendidikan.

1.3.     Kegiatan verifikasi, validasi, pemantauan, inspeksi dan evaluasi serta kriteria keberterimaannya.

1.4.     Arsip yang   diperlukan   untuk   memberikan   bukti   bahwa   proses realisasi   dan   hasil   proses   pendidikan   yang   dihasilkan memenuhi persyaratan.

 

  1. Proses-proses Berkenaan dengan Pelanggan

2.1.     Penetapan dan Peninjauan pemastian persyaratan-persyaratan produk.

2.1.1.     Sekolah menetapkan persyaratan bagi calon siswa yang dapat diterima dengan memperhatikan visi, misi, dan kebijakan sekolah serta kebijakan Pemerintah (mencakup persyaratan Undang-undang dan peraturan-peraturan yang berlaku ).

2.1.2.     Sekolah menetapkan persyaratan pelanggan berdasarkan harapan pelanggan yang di sinkronkan dengan visi, misi dan kebijakan Pemerintah (mencakup persyaratan Undang-undang dan peraturan-peraturan yang berlaku).

2.1.3.     Sekolah menetapkan persyaratan tambahan untuk meningkatkan kualitas tamatan.

2.2.     Tinjauan Persyaratan Berkaitan dengan Hasil Proses Pendidikan.

Setiap tahun sekolah akan meninjau dan menetapkan :

2.2.1.     Persyaratan bagi calon siswa baru yang dapat diterima dengan memperhatikan perubahan kebijakan sekolah dan kebijakan pemerintah.

2.2.2.     Persyaratan pelanggan dengan memperhatikan perubahan kebijakan sekolah dan harapan pelanggan.

2.2.3.     Persyaratan/kriteria   kenaikan   kelas   dan   tamat   belajar dengan     memperhatikan     perubahan     kebijakan    dari pemerintah.

2.3.     Komunikasi Pelanggan

MTS. PKP JIS menetapkan dan menerapkan pengaturan yang efektif untuk mengadakan komunikasi dengan pelanggan sehingga perkembangan harapan   dan  tingkat  kepuasannya   dapat  dipantau   secara  terus menerus. Komunikasi tersebut berkaitan dengan :

2.3.1.     Informasi tentang  calon  siswa  baru,  proses  pendidikan,  hasil       proses pendidikan dan tamatan/lulusan.

2.3.2.     Persyaratan pengelolaan proses pendidikan termasuk perubahan-perubahan yang terjadi.

2.3.3.     Umpan balik dari pelanggan termasuk keluhan dari pelanggan.

 

  1. Perancangandan Pengembangan

MTS. PKP JIS diberikan kewenangan untuk mengembangkan kurikulum dan silabus agar lulusan yang dihasilkan mempunyai kompetensi sesuai kebutuhan alumni di masa mendatang, untuk itu sekolah melakukan pengembangan kurikulum dan silabus setiap tahun.

Dokumen terkait :           MTs-KUR-SOP.01

 

 

  1. Pembelian

4.1.     Proses Pembelian

4.1.1.     Sekolah menetapkan prosedur pembelian

4.1.2.     Sekolah menilai dan memilih pemasok yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan

4.2.     Informasi Pembelian

4.2.1.     Sebelum mengkomunikasikan kepada pemasok, sekolah menyusun daftarpembelian barang yang memuat nama/jenis barang, kualifikasi dan jumlah yang akan dibeli,

4.2.2.     Sekolah menunjuk personil yang harus melaksanakan pembelian.

4.3.     Verifikasi Produk yang dibeli

Setiap produk yang dibeli harus diverifikasi untuk memastikan kesesuaiannya dengan dokumen pembelian dan sekolah harus menetapkan dan menerapkan kegiatan inspeksi yang diperlukan untuk memastikan produk yang dibeli telah memenuhi persyaratan-persyaratan pembelian yang telah ditentukan.

            Dokumen terkait :          MTs-KEU-SOP.07

 

  1. PenyediaanProduksi dan Pelayanan

Proses Belajar mengajar dengan acuan kurikulum yang telah dirancang harus dilakukan dalam keadaan terkendali, termasuk di dalamnya kemampuan untuk penelusuran riwayat siswa, penangan property milik siswa dan perlindungan produk yang dihasilkan oleh siswa.

Dokumen terkait :           MTs-KUR-SOP.01 – MTs-KUR-SOP.09

                                                MTs-SIS-SOP.01 – MTs-SIS-SOP.10

                                               

  1. PengendalianAlat Ukur dan Uji

Alat ukur dan alat uji yang di kendalikan disini berupa alat-alat praktikum yang sangat berpengaruh terhadap hasil KBM dan soal-soal ujian baik yang berasal dari interen maupun yang dari Dinas. Pengendalian dilakukan untuk hal-hal berikut :

6.1.     Diidentifikasi untuk memudahkan pemberian status kalibrasi untuk ditetapkan

6.2.     Dilindungi agar terhindar dari pergeseran yang dapat merubah hasil pengukuran.

6.3.     Dilindungi dari kerusakan dan pelapukan sekama pemakaian, perawatan dan penyimpanan.

 

BAB VIII

PENGUKURAN, ANALISA DAN PENINGKATAN

 

  1. Umum

MTS. PKP JIS menetapkan,   merencanakan   dan   menerapkan   proses-proses pemantauan, pengukuran, analisis dan perbaikan yang diperlukan untuk :

1.1.     Membuktikan kesesuaian produk

1.2.     Menjamin kesesuaian Sistem Manajemen Mutu dan

1.3.     Secara terus-menerus meningkatkan efektifitas Sistem Manajemen Mutu

 

  1. Pemantauan dan Pengukuran

2.1.     Kepuasan pelanggan.

Untuk mengukur kinerja sistem manajemen, sekolah memantau informasi   berkaitan   dengan   persepsi   dan   harapan   pelanggan dengan   menggunakan   metode   tertentu   yang   ditetapkan   oleh sekolah.

 

2.2.     Audit Internal

Sekolah menetapkan pelaksanaan audit internal dalam selang waktu tertentu dan menetapkan tata cara audit internal.

Dokumen terkait : MTs-QMR-SOP.03

 

2.3.     Pemantauan dan Pengukuran Proses Pendidikan

Sekolah menetapkan dan menerapkan metode yang sesuai untuk pemantauan dan pengukuran proses sistem manajemen mutu

 

2.4.     Pemantauan dan Pengukuran Hasil Proses Pendidikan

2.4.1.     Untuk keperluan verifikasi, sekolah menetapkan, memantau dan mengukur     karakteristik     hasil     proses     pendidikan     yang pelaksanaannya dilakukan pada tahap-tahap yang sesuai dari realisasi proses pendidikan

2.4.2.     Sekolah memelihara bukti kesesuaian keberartian.

2.4.3.     Rekaman menunjukkan orang yang berwenang melepas produk pendidikan.

 

  1. Pengendalian Ketidaksesuaian

MTS. PKP JIS menetapkan penanganan produk tidak sesuai dan ditetapkan dalam prosedur terdokumentasi. Produk yang tidak sesuai di sekolah adalah :

3.1.     Siswa tidak mencapai nilai KKM

3.2.     Siswa tidak lulus

3.3.     Siswa bermasalah

Dokumen terkait : MTs-QMR-SOP.04

 

 

  1. Analisis Data

MTS. PKP JIS menetapkan, menghimpun dan menganalisa data yang sesuai untuk menunjukkan kesesuaian dan keefektifan sistem manajemen mutu dan untuk menilai dimana perbaikan berlanjut sistem manajemen mutu dapat dilakukan. Analisis data ini harus memberikan informasi tentang :

4.1.     Pemenuhan harapan pelanggan,

4.2.     Kesesuaian proses pendidikan,

4.3.     Kesesuaian produk pendidikan

 

  1. Perbaikan

5.1.     Perbaikan Berlanjut.

MTS. PKP JIS secara terus menerus memperbaiki keefektifan sistem manajemen mutu melalui pemakaian kebijakan mutu, tujuan mutu, hasil audit, analisis data, tindakan perbaikan, pencegahan dan tinjauan manajemen.

 

5.2.     Tindakan Perbaikan.

MTS. PKP JIS akan    melakukan    tindakan    untuk    menghilangkan penyebab  ketidaksesuaian, agar dapat mencegah terulangnya ketidaksesuaian tersebut dengan memperhatikan skala prioritas.

Sekolah menetapkan prosedur terdokumentasi untuk menetapkan persyaratan bagi :

5.2.1.     peninjauan ketidaksesuaian (termasuk ketuhan pelanggan),

5.2.2.     penetapan penyebab ketidaksesuaian,

5.2.3.     penilaian   kebutuhan   tindakan   untuk   memastikan   bahwa ketidaksesuaian tidak terulang,

5.2.4.     penetapan dan penerapan tindakan yang diperlukan,

5.2.5.     rekaman hasil tindakan yang dilakukan,

5.2.6.     peninjauan tindakan perbaikan yang dilakukan.

Dokumen terkait : MTs-QMR-SOP.05

 

5.3.     Tindakan Pencegahan.

MTS. PKP JIS menetapkan tindakan untuk menghilangkan penyebab ketidaksesuaian potensial untuk mencegah terjadinya. Tindakan pencegahan harus sesuai dengan pengaruh masalah potensial itu. Hal    yang    ditetapkan    prosedur    terdokumentasi    untuk menetapkan persyaratan bagi :

5.3.1.     Penetapan ketidaksesuaian potensial dan penyebabnya,

5.3.2.     Penilaian    kebutuhan    akan    tindakan    untuk    mencegah terjadinya ketidaksesuaian,

5.3.3.     Penetapan dan penerapan tindakan yang diperlukan

 

Dokumen terkait : MTs-QMR-SOP.06

LEMBAR PENGESAHAN

 

Disahkan oleh

Diperiksa oleh

Dibuat oleh

Kepala Madrasah

Management Representative Pengendali Dokumen

Amin Ustadzi, S.Ag

 

Anatta Sannai, M.Pd

Syarifah Soraya, S.Pd.I

Tgl : 04-02-2015 Tgl : 04-02-2015

Tgl : 04-02-2015

 

Geschool cara daftar sebagai siswa

Cara Gabung Geschool – MTs PKP
Oleh Anatta Sannai M.Pd
 14 November 2016
1. Buka geschool.net

 2. Daftar

 3. Isi Formulir pendaftaran : nama lengkap > email > password > kode verifikasi > lanjut
4    4. Pilih sebagai user > lanjut
55.  Lengkapi datadiri :
a. username > isi nama kamu
b. lokasi > jakarta timur
c. pasang foto yaa !
d. selesai
66. Ketik nama sekolah
a.       MTs PKP Jakarta Timur
b.      SMP Cerdas Mandiri
Sekian langkah-langkah pendaftaran telah selesai. Berikutnya memilih
a.       Gebook untuk belajar dengan materi yang telah disiapkan
b.      Getop untuk latihan soal yang bisa dikerjakan setiap saat
c.       Getol untuk simulasi ulangan yang waktunya terjadwal
Info lebih lanjut via WA : 0811936829

Upacara dan Pentas Drama Kolosal menyambut Hari Pahlawan di MTs PKP 2016

MTs PKP mengadakan Upacara Bendera Merah Putih dan pentas drama kolosal menyambut Hari Pahlawan pada hari kamis, 10 November 2016.

Berikut ini wawancara bersama sutradara drama kolosal menyambut hari pahlawan RI 2016 bapak Antawijaya :

              Apa alasan Bapak Antawijaya mengadakan acara ini ?
Selain menyambut hari pahlawan juga menumbuhkan nilai-nilai perjuangan kepada siswa dan melalui peran drama salah satunya dapat membentuk karakter cinta tanah air dan merangsang daya kreatifitas anak
            
              Drama ini bercerita tentang apa ?
Perjuangan 10 November arek-arek suroboyo dalam mengusir penjajah dan mengibarkan bendera merah putih di Hotel Yamato.
              Bagaimana proses persiapan pentas drama ini :
“diawali pembuatan alur cerita dan sinopsis dibantu bapak sofyan dan waktu persiapan yang begitu mepet untuk meilih peran dan melatih siswa, hanya 2 hari sebelum pelaksanaan sehingga membutuhkan latihan yang ekstra. Alhamdulillah berkat kerjasama panitia hari pahlawan yaitu Miis Iin sebagai ketua dibantu ibu reni, ibu sri dan kawan-kawan lainnya”
             Siapa saja yang terlibat proses dilapangan
Bapak Rensa sebagai operator musik, Bapak Andri sebagai dokumentasi, Bapak Bayu dan Lukman sebagai perlengkapan, Miis Iin, Bu Reni, Bu ajeng dan Bu Sri membantu petugas upacara dan paduan suara.
            Siapa saja siswa yang terlibat ?
Wahyu sebagai Bung Tomo, Alfi sebagai gubernur Suryo, Nur Cholis sebagai Brigjen Malabi, dibantu OSIS dan MPK sebagai para pejuang kemerdekaan dan tentara Belanda
       
            Adakah pejabat yang hadir ?
Bapak Andi Mappaganti selaku Ketua II Yayasan PKP memberikan amanah yaitu “dalam mengisi pembangunan saat ini SDM -sumber daya manusia- harus berkualitas. Agar pembangunan berhasil dengan baik. Yayasan PKP didirikan oleh bapak Ali Sadikin dari kegiatan monumental MTQ di Jakarta, siswa PKP harus berakhlakul karimah, siswa PKP diharapkan menjadi pemimpin dimasa depan. Pemimpin bangsa yang taat beribadah dan menjadi pribadi muslim yang dibanggakan.
Pada puncak acara drama, bapak ketua Yayasan juga memberikan selamat karena upacara dan pentas drama ini sangat baik bahkan yang terbaik selama menjadi Pengurus di Kampus PKP
Acara hari pahlawan di MTs PKP, diakhiri dengan foto bersama artis drama kolosal dan guru karyawan MTs PKP lalu ada kegiatan donor darah, pemeriksaan mata gratis, papsmear bagi ibu guru karyawan dan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh keluarga kampus PKP

Ayo belajar lewat Geschool


·        Geschool adalah memadukan media online yang menjadi wadah pertemanan baru para anak muda dengan pembelajaran berbasis teknologi informasi yang inovatif untuk membantu pendidikannya, Geschool siap menjadi jejaring sosial edukasi yang aman, nyaman dan tetap mendidik. Sebuah persembahan untuk pendidikan Indonesia.

·        Fitur Edukasi

Pembelajaran online lengkap berbasis kurikulum resmi pendidikan nasional, diperkuat fitur – fitur edukasi yang inovatif, menarik, interaktif, support untuk berkomunitas serta tetap terkoneksi dengan siapapun, menjadikan belajar lebih menyenangkan sekaligus mendukung pendidikan di sekolah.

·        Fitur Sosial

Geschool akan terus mewadahi aspirasi pelajar Indonesiadengan segudang fitur – fitur sosial yang inovatif, tak kalah dengan jejaring sosial lainnya. Saatnya anak bangsa tampil dengan karyanya sendiri yang siap mendunia.
·        VISI :
Turut serta mencerdaskan anak-anak bangsa Indonesiadan Perubahan paradigma belajar ke belajar mandiri online
·        Misi :
1.     Berupaya meningkatkan belajar siswa di sekolah
2.     Membantu siswa dalam mengatasi kesulitan belajarnya.
3.     Berupaya memaksimalkan sarana media Internet sebagai alat bantu belajar siswa
4.     Berupaya menjadikan Jejaring sosial edukasi banyak diminati anak-anak bangsa.
·        Target belajar siswa dalam bimbingan belajar online :
·        Target Akademis :
1.     Prestasi belajar siswa di bimbingan belajar online sama dengan prestasi belajar siswa di sekolah.
2.     Meningkatkan prestasi belajar siswa di sekolah.
3.     Membantu siswa dalam mengatasi kesulitan belajar.
4.     Siswa dapat mencapai pangkat minimal Geschooler di geschool dengan jumlah perolehan point minimal 30000
5.     Siswa dapat meraih menjadi pemenang lomba-lomba yang diselenggarakan oleh Geschool.
·        Target non akademis :
1.     Perubahan paradigma belajar siswa  ke belajar mandiri online.
2.     Siswa dapat lebih banyak berinteraksi online dengan sesama teman di kelasnya  dan teman-teman member geschool  di seluruh Indonesiadalam bentuk :
a.     Diskusi online mata pelajaran
b.     Membuat komentar atas status , blog,  foto dan lain- lain dari member geschool lain.
c.      Mencari dan mendapatkan teman belajar online.
d.     Aktif mengirim dan menjawab pesan ke member geschool lain di seluruh Indonesia.
3.     Siswa dapat membuat karya tulis bermutu dalam blognya sehingga dapat banyak diminati dan dikomentari oleh member geschool lain di seluruh Indonesia
·        Materi Bimbingan Belajar Online Geschool :
a.     Materi Pelajaran Sekolah sesuai dengan kurikulum pendidikan nasional.:
                                                 i.      Tingkat SD : Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, PKN,  Bahasa Inggris
                                               ii.      Tingkat SMP : Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, TIK,  IPA, IPS, PKN, Agama Islam
                                            iii.      Tingkat SMA   : Biologi, Ekonomi Akuntansi, Fisika, Geografi, Kimia, Bahasa Inggris, Matematika, Sejarah, Sosiologi, TIK, Bahasa Indonesia, PKN
b.     Materi Fitur – fitur Geschool :
1.     Fitur Edukasi :
a.     Gebook : Materi pelajaran sekolah
b.     Getop : Latihan soal-soal / bank soal
c.      Getrol : Uji kemampuan materi
d.     Getube : Video pembelajaran
e.      Gequiz : Guru membuat soal – soal  Essay
f.       Devoted Getrol : Guru membuat soal – soal Pilihan Ganda
g.     Gebookpedia : Guru membuat materi pelajaran
2.     Fitur Sosial :
a.     Pertemanan
b.     Upload album foto
c.      Chatting
d.     Message
e.      Membuat status, komentar
f.       Membuat blog / karya tulis
g.     Game Edukasi
·        Bank soal : Prediksi UAN, Ujian Nasional,  SNMPTN
·        Target Pangkat siswa dalam bimbingan belajar online :
a.     Bulan ke 1 dan 2       : Berpangkat Teenager
b.     Bulan ke 3                 : Berpangkat Geschooler
·        Waktu dan Tempat Pelaksanaan        :
a.     Bimbingan belajar  online dilaksanakan dalam 8 kali pertemuan wajib  tatap muka
b.     Diluar Jam belajar sekolah / sebagai kegiatan ekstra kurikuler di sekolah.
c.      Setelah 8 kali pertemuan tatap muka siswa wajib meneruskan belajar secara mandiri secara online, dengan waktu dan tempat bebas hingga tercapai pangkat Geschooler.
d.     Pilihan  tempat pelaksanaan :
                                                 i.      Laboratorium komputer sekolah
                                               ii.      Ruangan kelas sekolah
                                            iii.      Area Hotspot / wifi sekolah
·        Sistim belajar bimbingan belajar online geschool di sekolah  :
1.      Pertemuan tatap muka wajib 8 kali
2.     Materi Teori dan Praktek          :  120 menit tiap pertemuan,
3.     Bimbingan belajar online selama  8  kali pertemuan ( bulan ke 1/ 2  ) wajib,  target  minimal 3 kelas / angkatan , per  kelas ada 10 – 20 siswa.
4.     Pendataan tiap perkembangan belajar siswa aktif di geschool selama 8 pertemuan wajib tatap muka dan dilaporkan sebagai report perkembangan belajar siswa kepada pihak orang tua, Hal-hal yang dilaporkan :
a.     Perkembangan pangkat anak aktif di Geschool
b.     Perkembangan nilai-nilai latihan ( Getop ) dan Getrol mata pelajaran sekolah sesuai jenjang tingkat pendidikan SD, SMP dan SMA
c.      Perkembangan jumlah point – point ( Gebook, Devoted Getop, Getrol, Blog, Personal Setting, Comment, dll )
d.     Perkembangan indeks belajar siswa secara grafik
e.      Perkembangan jumlah teman
5.     Laporan berkala perkembangan belajar siswa mandiri online pada bulan ke 3 –  6  dengan waktu dan tempat bebas siswa belajar  secara mandiri online  namun tetap dibuatkan laporan secara tertulis dengan hal – hal laporan tersebut di atas selanjutnya disampaikan kepada pihak orang tua.
6.     Metoda Belajar :
a.     Teori           : ( online )
                                                             i.      Tata Cara Penggunaan semua Fitur Geschool ( 10 Menit )
                                                           ii.      Menggunakan Fitur Gebook dalam Geschool ( 20 Menit )
b.     Praktek       : ( online )
                                                             i.      Fitur Getop dalam Geschool ( 30 Menit )
                                                           ii.       Fitur Devoted Getop dalam Geschool (20 Menit )
                                                        iii.      Interaksi Sosial ke member Geschool lain ( Chat, Kirim dan Jawab Pesan, Buat Status, Upload foto, Menerima dan menambah permintaan pertemanan ( 30 Menit )
                                                        iv.      Games : Permainan  dalam Geschool ( 10 Menit )
c.      Ulangan / Ujian : ( online )
                                                             i.      Getrol  : Penyelenggara Geschool ( Waktu ditentukan
               oleh sistim Geschool )
                        ii, Devoted Getrol : Penyelengara Guru Bimbel Online
                           (Waktu di dalam kelas ditentukan oleh Guru Bimbel online)
·        Perpangkatan siswa dalam Geschool :
1.     Playgroup(bintang 1), score XP 10 – 1000, target pencapaian ke pangkat berikutnya 10 hari – 2 minggu.
2.     Elementary(bintang 2), score XP 1001 – 10.000, target pencapaian ke pangkat berikutnya 4 – 5 minggu.
3.     Teenager(bintang 3), score XP 10.001 – 30.000, target pencapaian ke pangkat berikutnya 5 – 6 minggu.
4.     Geschooler(bintang 4), setelah mencapai score XP 30.000, member Geschool akan mendapatkan pangkat Geschooler. Untuk naik ke pangkat selanjutnya, akan diadakan ujian kenaikan pangkat.
5.     Magister (bintang 5), Untuk naik ke pangkat selanjutnya, akan diadakan ujian kenaikan pangkat.
6.     Doctor (bintang 6), Untuk naik ke pangkat selanjutnya, akan diadakan ujian kenaikan pangkat.
7.     Profesor (bintang 7), Setiap profesor akan mendapat fasilitas dan kegiatan khusus di Geschool.
·              Perpangkatan guru aktif :
·        Tutor, adalah semua user yang mendaftar sebagai guru di Geschool dan telah di konfirm oleh admin sekolah. Jika bapak / ibu guru mendaftar sebagai guru di Geschool dan belum di konfirmasi, maka pangkatnya masih mengikuti siswa yaitu playgroup. Segera aktifkan account sekolah dan tentukan adminnya untuk mengatur member sekolah agar bapak / ibu guru segera bisa dikonfirm menjadi guru dan mendapat pangkat awal guru, Tutor
·        Guru, adalah pangkat yang diberikan kepada user guru yang benar – benar aktif di Geschool. Hal ini ditandai dengan telah berjalannya eksperiens point yang berarti telah melakukan berbagai aktifitas di Geschool. Kenaikan pangkat dari tutor ke pangkat guru direkomendasikan oleh Bapak / Ibu Duta Geschool di daerah tingkat II masing – masing atau hasil pantauan dari Team Geschool officer.
·        Lecture, adalah pangkat yang diberikan kepada user guru yang telah bersedia menjadi bagian dari team Geschool (seperti menjadi admin sekolah, duta Geschool, Kontributor materi pelajaran, kontributor video – video pembelajaran dan lain – lain) atau guru – guru yang telah memiliki aktivitas serta partisipasi luarbiasa di Geschool (ditandai eksperien yang tinggi). Kenaikan pangkat dari guru ke lecture ditentukan sepenuhnya oleh Team Geschool Officer dengan turut mempertimbangkan masukan dari Bapak / Ibu duta – duta Geschool.
·        Profesor, adalah pangkat yang diberikan kepada user guru yang selain memiliki aktivitas dan partisipasi luarbiasa pada Geschool juga memiliki komitmen yang kuat untuk mengembangkan dan membesarkan Geschool. Pangkat Guru sepenuhnya ditentukan oleh Team Geschool Offiecer dan bersedia dikontrak untuk berbagai program Geschool
·              Perpangkatan Sekolah :
a.     Local School : Semua sekolah yang terdata di Departemen Pendidikan Nasional telah dibuatkan accountnya dan tinggal pengaktifkan oleh sekolah yang bersangkutan. Semua sekolah yang belum diaktifkan atau baru aktif maka level sekolahnya adalah local school. 
b.     Regional School : Sekolah yang bersedia aktif di Geschool dan memanfaatkan semua fitur – fitur sekolah maka pangkat sekolahnya menjadi Regional School. Untuk menjadi Regional Schoolmemiliki setidaknya 200 member terkonfirmasi dan admin bersedia aktif di Geschool yang bisa dinyatakan secara lisan saja. Sejak menjadi Regional School maka sekolah memiliki point keaktifan sekolah berdasarkan jumlah pageview yang dihasilan semua sekolah dibagi jumlah member saat itu. Point actschool akan menjadi parameter untuk naik ke badge sekolah berikutnya.
·        Tahapan persiapan :
1.     Perbaikan akses Internet
2.     Check and Recheck sarana computer & Jaringan Internet
3.     Penyusunan Tim Bimbingan Belajar Online :
a.     Manajemen : Wakil kepsek bidang Kesiswaan atau Kurikulum
b.     Pengelola  :
                                                             i.      Admin Geschool di sekolah
                                                           ii.      Guru aktif geschool
                                                        iii.      Administrasi Data
c.      Pembina / Pelatih :
1.     Admin / Guru aktif geschool
2.     Siswa berprestasi berpangkat Geschooler
3.     Alumni berprestasi berpangkat Geschooler
4.     Pembuatan formulir pendaftaran.
5.     Pembuatan Format Laporan Hasil Belajar Siswa :
a.     Setelah minimal 8  x pertemuan ( Bulan ke 1 atau 2 ) wajib atau pada tahap persiapan penyesuaian belajar mandiri secara online

b.     Hasil Pemantauan secara online pada bulan- bulan berikutnya, Sebulan 1 x, disampaikan kepada pihak orang tua secara tertulis

Prestasi Ujian Nasional MTs PKP

http://www.websitependidikan.com/2016/06/daftar-peringkat-smp-negeri-swasta-dan-mts-negeri-swasta-terbaik-serta-favorit-di-jakarta-timur-berdasarkan-rangking-hasil-nilai-ujian-nasional.html
https://drive.google.com/file/d/0BxQ13q4Vor5hVXdrOGZrbGkyZ0U/view
http://litbang.kemdikbud.go.id

Daftar Peringkat 10 Besar MTs Negeri/Swasta Terbaik serta Favorit di Jakarta Timur Berdasarkan Rangking Hasil Nilai UN 2015

  1. MTs Al-Kahfi: 353,86
  2. MTs Negeri 30 Jakarta: 321,32
  3. MTs Negeri 18 Jakarta: 314,19
  4. MTs Negeri 7 Jakarta: 311,8
  5. MTs Negeri 6 Jakarta: 306,7
  6. MTs PKP: 303,75
  7. MTs Negeri 42 Jakarta: 300,32
  8. MTs Negeri 25 Jakarta: 300,28
  9. MTs Negeri 24 Jakarta: 299,88
  10. MTs Negeri 17 Jakarta: 297,45

Daftar Peringkat 10 Besar MTs Swasta Terbaik serta Favorit di Jakarta Timur Berdasarkan Rangking Hasil Nilai UN 2015

  1. MTs Al-Kahfi: 353,86
  2. MTs PKP: 303,75
  3. MTs Inwanul Huda: 296,53
  4. MTs Al Hikmah: 295,36
  5. MTs Al Falah Klender: 293,93
  6. MTs Al Fathonah: 290,58
  7. MTs Persis: 286,05
  8. MTs Assalam: 285,88
  9. MTs Nurul Falah: 285,23
  10. MTs Al Hamid: 283,96